Waktu minum obat Herbal yang baik

October 25, 2018 Off By
Waktu minum obat Herbal yang baik

Waktu minum obat Herbal yang baik

Mengapa  saya sudah minum produk ini, itu kok belum sembuh ya?………..

Anda bisa simak pengalaman berikut di bawah ini

Semua produk dijamin ASLI… TIDAK menjual produk palsu !!!

Buat Anda yang ingin mendapatkan SUPLEMEN Herbal alami untuk kesehatan  , jual SUPLEMEN obat herbal untuk kesehatan , Langsung hubungi kami via Telphon, sms, wa atau bbm dengan kontak person ada disamping atau bawah website ini, dapatkan bonus menarik , atau harga termurah hanya di Toko Herbal shop TANGERANG .

Ayoo order sekarang herbal kesehatan untuk Anda dan keluarga , Sehat itu penting nah lihat dibawah ini untuk mendapatkan Produk herbal terbaik di toko kami !!!

Disclaimer :

Hasil dari setiap individu bermacam-macam tergantung dari berbagai macam faktor. Informasi di website ini untuk tujuan pendidikan kesehatan, konsultasikan dengan dokter anda untuk nasehat medis khusu, bantu dengan pola hidup sehat, olahraga teratur, konsumsi makanan sehat.

Obat herbal merupakan pilihan terbaik disaat Anda sudah berputus asa tak ingin lagi untuk meminum obat dokter . obat herbal dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif yang aman dan efektif. Akan tetapi kita harus mengetahui bagaimana cara konsumsi obat herbal yang baik agar lebih cepat untuk proses penyembuhan , dan bagaimana obat herbal itu bekerja . Kategori herbal itu nutrisi tambahan suplemen alami yang baik untuk kesehatan tubuh dan membantu ke pemulihan pengobatan penyakit. jika makanan yang dibutuhkan tubuh baik maka tubuh akan sehat. itu intinya. tubuh meliputi darah, dan organ vital lainnya.

Berikut cara konsumsi obat herbal yang baik dan aman

  • Minum obat herbal sekitar 1 jam sebelum makan karena dalam keadaan tersebut tubuh belum tercampur zat-zat lain dan akan mempercepat penyerapan khasiat obat tersebut. Bagi penderita gangguan lambung, disarankan meminum ½-1 jam sesudah makan.
  • Konsumsi sesuai dosis dan anjuran yang ditetapkan herbalis . Jika mengkombinasikan obat herbal dengan obat konvensional (obat medis), beri selang waktu 1-2 jam.
  • Pola hidup dan pola makan yang sehat
    Selama proses pengobatan, adalah bijak untuk menerapkan pola hidup sehat yang mencakup pola makan yang sehat, berolahraga secara teratur, cukup tidur, dan pengelolaan stres yang baik karena apa yang sedang Anda pikirkan dapat berpengaruh besar pada tubuh Anda.

Biasanya  orang yang mengonsumsi herbal untuk pertama kalinya, mungkin akan dikejutkan oleh efek dan reaksi tidak menyenangkan yang dihasilkannya. Akibatnya, seringkali beberapa orang menyimpulkan bahwa mereka mengalami keracunan, terasa yang sakit lebih sakit / proses timbal balik atau renovasi, pembenahan.

Reaksi tidak menyenangkan  biasanya akan muncul dalam bentuk yang berbeda-beda pada tiap orang. Terkadang, pada awal terapi herbal, perut Anda akan terasa seperti dikocok selama satu atau dua hari, pusing, mual, dan  sakit perut mungkin menyertainya. Jika Anda mengalaminya, jangan khawatir! Secara umum dikatakan bahwa reaksi ini adalah efek penyesuaian tubuh, dimana tubuh menyesuaikan sistem metabolisme untuk bisa memanfaatkan pengobatan yang diberikan oleh herbal tersebut dan biasanya akan hilang setelah beberapa hari.

Selain efek penyesuaian tersebut, akan ada efek detoksifikasi, dimana tubuh mengeluarkan racun atau zat-zat berbahaya dari dalam tubuh ketika/setelah menerima pengobatan. Reaksi yang mungkin muncul adalah batuk-batuk, pilek, demam, gatal-gatal, banyak mengeluarkan keringat, sering buang air kecil dan besar dan sekali lagi efek tersebut akan berbeda-beda pada tiap orang.

Jika Anda merasakan reaksi atau efek yang tidak menyenangkan tersebut, ketika/setelah menggunakan obat herbal, jangan menyerah dan menghentikan pengobatan yang diberikan, itu sama saja dengan menghentikan proses pengobatan dan pemulihan.

Jika Anda tidak yakin, konsultasikan dengan ahli herbal Anda dan ikuti petunjuk yang diberikan. Biasanya, ahli herbal akan menganjurkan Anda mengurangi dosis untuk meringankan efek tersebut dan memberikan waktu bagi tubuh untuk menyesuaikan diri dengan bekerjanya obat herbal.

Bagaimana Reaksi Obat Herbal Bekerja?

rp_B8a6_5BCIAAT6xH.jpg

Seseorang yang memutuskan untuk menggunakan obat herbal sebagai pengobatan harus sabar menunggu hasilnya. Mengapa? Salah satu prinsip kerja herbal adalah reaksi obat herbal yang lambat.

Tidak seperti obat kimia yang bisa langsung bereaksi, reaksi obat herbal dan manfaatnya umumnya baru dapat dirasakan setelah beberapa minggu atau beberapa bulan penggunaan.

Hal itu disebabkan, senyawa-senyawa berkhasiat di dalam obat herbal membutuhkan waktu untuk menyatu dalam metabolisme tubuh. Berbeda dengan obat kimia yang bekerja dengan cara meredam rasa sakit dan gejalanya,  obat herbal bekerja dengan berfokus pada sumber penyebabnya.

Artinya, reaksi obat herbal bekerja dengan cara membangun dan memperbaiki keseluruhan sistem tubuh dengan memperbaiki sel dan organ-organ yang rusak. Tak heran, dibutuhkan waktu yang relatif lebih lama untuk merasakan efek obat herbal dibandingkan jika kita menggunakan obat kimia. Alasan lain, kebanyakan obat herbal yang beredar di pasaran bukan berupa senyawa aktif yang diperoleh dari proses ekstraksi melainkan berasal dari bagian tanaman obat yang diiris, dikeringkan, dan dihancurkan.

 

 

Dengan mencamkan berbagai anjuran dan rekomendasi seputar herbal, obat herbal dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif yang aman dan efektif. Doktor Logan Chamberlain, penulis sebuah buku tentang suplemen herbal, berpendapat, “Hampir setiap laporan pada tahun-tahun terakhir mengenai efek berbahaya dari herbal berasal dari kasus orang-orang yang tidak mengikuti petunjuk.” Jadi, jangan pernah mengabaikan petunjuk penggunaannya.

JUAL OBAT HERBAL KESEHATAN , SUPLEMEN , VITAMIN KESEHATAN ALAMI , Ayo segera dapatkan Produk herbal terbaik  dengan cara menghubungi kontak person disamping atau dibawah website ini.

 point penting : Tiap individu latar belakang kesehatan dan kondisi berbeda, jadi harus flexible disesuaikan dengan kondisinya dalam menyikapi konsumsi suplemen nutrisi tambahan dari produk kesehatan.

Dari pengalaman beberapa orang yang konsumsi produk suplemen alami, yang paling utama adalah pelajari sampai mendalam kandungan nya, jika produk internasional, bahan baku nya biasanya ada di beberapa jurnal medis penelitian dalam bahasa inggris dan beberapa institusi, universitas, lembaga lembaga dan perusahaan pembuat bahan baku nya. misal lutein dari kemin health industries, penelitiannya salah satunya di oxford university untuk manfaat dan khasiat dari kandungan itu sendiri. setelah paham dan yakin akan mengkonsumsi, maka langkah pertama hari pertama minum dengan dosis sedikit dulu, hari kedua di naikan dst sampai dosis paling tinggi yang di bolehkan. karena dari diskusi obrolan beberapa pengalaman mereka yang berhasil adalah yang mengkonsumsi dengan dosis yang menegah sampai tinggi, jika dosis nya biasa saja, perubahannya kurang begitu terasa, karena dosis biasa itu hanya untuk maintenance / perawatan kesehatan orang yang sehat / kondisi tidak sakit, sedangkan untuk pengobatan bisa dengan dosis yang agak banyak per hari atau di cicil setiap 2 jam. silahkan tanyakan kepada penjualnya atau pelajari jurnal medis nya. dengan demikian jika minggu pertama sampai sebulan belum merasakan hasil, anda bisa mengkonsumsi suplemen lain yang khasiat dari kandungannya sesuai untuk kondisi pengobatan penyakit yang anda derita. jadi bisa beberapa alternantif produk.

Jadi pertanyaan penderita yang merasa tidak ada hasil, karena mereka rata-rata hanya coba-coba dan kurang memahami produknya dan cara konsumsinya yang tepat bertahap.

salah satu kasus penderita mata, setelah konsumsi suplemen mahal herbal nutrisi mata dengan dosis agak banyak secara bertahap, hasilnya sangat bagus. karena jika pun kebanyakan akan terbuang.  dan tidak seperti obat kimia yang bisa membahayakan.